Agen Casino Online javascript:void(0)javascript:void(0)

Get Adobe Flash player

javascript:void(0)javascript:void(0)

Get Adobe Flash player

Cerita Lucu Terbaru Akhir September

Cerita Lucu Terbaru Akhir September

Bau Harum Yang Memikat

Musim panas, hari sedang panas terik, anak bungsuku berjalan kemari dari belakang, ia tiba-tiba dengan manja menempelkan mukanya di pipiku sambil berkata dengan suara lembut: "Mami, parfum yang sekarang Mami pakai ini baunya harum sekali."

"Terima kasih," kataku juga dengan suara yang kecil dan lembut, "Tetapi yang kugosokkan ini bukannya parfum, melainan cairan pengusir nyamuk."

Mengoreksi Tingkah Laku Yang Salah

Aku sudah menghabiskan hampir semua waktu makan untuk membetulkan tingkah laku anakku saat sedang makan yang nyata-nyata salah, kemudian aku memalingkan mukaku ke isteri sambil berkata: "Cara mendidik anak semacam ini masak tiada habis-habisnya?"

"Latihan terhadap anak laki-laki memang tak ada habisnya, sampai kelak dia menikah pun, pekerjaan ini masih harus diteruskan oleh isterinya. Waktu mulutmu mengunyah makanan, bisakah kamu jangan bicara?" jawabnya.


Lain Dulu Lain Sekarang

Cucu: "Nenek dan Kakek sudah menikah selama 60 tahun. Mengapa hubungan cinta kasih kalian tetap terjalin dengan baik?"

Nenek: "Pada jaman itu, barang apa saja bila rusak, hanya terpikir bagaimana mereparasinya, dan sekarang keadaannya sudah berlainan, yaitu barang apa saja bila rusak hanya terpikir bagaimana menggantinya."


Suka Ngemut Jeriji Sendiri

"Anak kami suka ngemut jeriji tangannya sendiri, bagaimana pun kebiasaan ini sulit diubah, aku sudah kehilangan akal, maka aku memutuskan membeli sedikit minyak lombok dan mengoleskannya di jeriji tangannya."

"Kemudian kebiasaannya ngemut jeriji itu berubah nggak?"

"Aduh! Jangan ngungkit-ngungkit hal ini lagi dah. Kamu mungkin tak bisa membayangkan, sekarang anakku itu bila tak disuguhi rujak Madura yang pedas menyengat, ia nolak makan, minta ampun dah."


Tidak Mau Sekolah Karena Nonton Film

Sesudah habis nonton film, seorang anak laki-laki dengan sedih memberitahu Ibunya: "Bu, aku tidak mau sekolah"

"Mengapa, sayang?" tanya Ibunya.

"Di dalam film yang baru kutonton, ada seorang murid yang selalu diburu-buru akan dibunuh oleh satu kelompok pemuda berandalan. Mereka mengatakan dia telah mengetahui terlalu banyak."